15/01/12

Terapi Kesehatan dengan Jamur

Guna menyembuhkan beragam penyakit, banyak orang yang melakukan metode terapi. Terapi alternatif memanfaatkan jamur yang diyakini berkhasiat yaitu yang disebut Mykoterapi. terapi model ini kini mulai populer di Jerman.

Kandungan dalam jamur yang selama ini kita ketahui adalah mengandung banyak unsur berkhasiat, tapi sebagian jenis juga mengandung unsur beracun yang mematikan. Pengobatan tradisional Cina dan juga metode pengobatan suku Indian di Amerika Selatan, sejak berabad-abad telah memanfaatkan berbagai jenis jamur untuk mengobati beragam penyakit. Pengobatan ini tidak mengakibatkan efek samping bagi penggunanya.

Di Jerman, kini sejumlah dokter dan pakar pengobatan alternatif, mulai memberikan resep jamur berkhasiat dalam bentuk kapsul, kepada para pasiennya. Sesuai aturan kedokteran Jerman, jamur dalam bentuk kapsul digolongkan sebagai makanan suplemen bukan obat, karena itu dapat dibeli bebas tanpa resep dokter.

Jamur yang diresepkan oleh para dokter Jerman, dikenal dengan istilah jamur vital. Jenis yang diberikan antara lain, Maitake, Shiitake, Pom-Pom dan Reishi. Jamur ini sangat efektif, kata Dr Jie Huang, dokter umum yang praktek di kota Hannover. Ia tahu persis, jenis jamur apa yang dapat membantu mengatasi keluhan pasiennya.  

”Misalnya sebagai obat penenang, pertumbuhan badan, anti penuaan, yang melindungi hati, menyembuhkan batuk atau yang anti peradangan. Jamur juga diberikan pada kasus Asthma, memerangi gangguan ritme jantung, anti-trombose, gula darah serta banyak lagi”, ujarnya.

Disebutkannya jamur Ganoderma yang di pasaran disebut jamur Reishi, dapat memperkuat sistem pertahanan tubuh. Jamur Cordyceps atau jamur ulat, digunakan sebagai obat anti depresi atau peningkat semangat.

Namun, pengobatan menggunakan jamur disarankan jangan dilakukan tanpa petunjuk dokter atau pakar pengobatan alternatif. Demikian kata pakar pengobatan alternatif Sven-Uwe Kotte dari kota Hannover, Jerman. Penyebabnya, menemukan jenis jamur yang tepat serta menentukan dosisnya, bukan perkara mudah. Hanya 50 persen pasien yang berobat kepada Kotte, diberi terapi jamur.

Jamur yang banyak mengandung manfaat untuk pengobatan sebaiknya segera dikembangkan di indonesia juga, karena tanaman jamur sangat baik tumbuh di negara kita.

Semoga menambah pengetahuan dan bermanfaat azberita.blogspot.com

0 komentar:

Posting Komentar